Akhirnya aku
kembali lagi ke sebuah realita. Realita yang mengatakan aku harus membayar
sebuah harga untuk mendapatkan hal lainnya. Hidup memang selalu dipenuhi
pertukaran. Selalu ada yang harus dikorbankan agar dapat meraih hal-hal yang
baru. Aku kembali lagi ke ibukota dimana aku harus bekerja dan meninggalkan
anak dan istriku di kota yang berbeda. Satu hal yang membuatku berat adalah aku
tidak dapat memutuskan manakah yang lebih berarti, lebih penting, ataupun lebih
mendekatkanku pada tujuan akhirku.